PENDIDIKAN EMOTIONAL QUOTIENT PADA ANAK USIA PRA-SEKOLAH

Authors

  • Kori Sundari Universitas 45 Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.56223/elaudi.v3i2.53

Keywords:

Emotional Quotient, Anak Usia Dini, Pra-Sekolah

Abstract

Emotional Quotient adalah kecerdasan seseorang dalam mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain, sehingga ia mampu menyelaraskan tindakan yang proposional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan emotional quotient pada anak usia pra-sekolah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus melalui observasi dan pengumpulan data di Taman Kanak-kanak Al Hasanah berlokasi di Desa Ciambar Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Hasil penelitian menunjukan bentuk-bentuk perilaku kecerdasan emosi yang dikembangkan di TK Al Hasanah Ciambar meliputi kemampuan intra pribadi dan antar pribadi, aspek intra pribadi meliputi kemampuan mengenali emosi diri, kemampuan mengelola emosi dan kemampuan memotivasi diri. Sedangkan aspek antar pribadi meliputi kemampuan mengenali emosi orang lain (empati) dan membina hubungan dengan orang lain atau keterampilan sosial.

References

Abdullah Nashih Ulwan, (1999), Pendidikan Anak Dalam Islam, Jakarta:Pustaka Amani.

Agus Nggermanto, (2001), A. Quantum Quotient, Cara Praktis Melejitkan IQ,EQ dan SQ Yang Harmonis, Bandung:Nuansa.

Ahmad Tanzeh, (2009), Pengantar Metode Penelitian, Yogyakarta: Teras,2009

Burhan Bungin (ed.), (2007), Analisis Data Penelitian Kualitatif, Jakarta: Rajagrafindo Persada

Departemant Pendidikan Nasional, (2003), Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung:Citra Umbara

Goleman, D. (1999), Emotional Intelligence, Jakarta:Gramedia.

Hurlock, E.B. (1996), Perkembangan Anak, Jilid I dan II, Jakarta:Erlangga.

Imam Gunawan, (2013), Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik, Jakarta: Bumi Aksara

Kozier, Barbara, Glenora, Olivieri, Rita, (1995), Fundamental of Nursing Concepts, Process and Practice Vol 2, Massachusets. Adison Wesley.

Lexy Moeloeng, (2000), Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung:Rosda Karya, Cet XIII,

Muhaimin, (2001), Paradigma Pendidikan Islam, Bandung:Rosda Karya.

Meitasari Tjandrasa, (1997), Perkembangan Anak, Jakarta:Gelora Aksara Pratama.

Muhammad Rasyid Dimas, (2001), 25 Kiat Mempengaruhi Jiwa dan Kal Anak, Jakarta:Rabbani Press

Najati, M.U, (2002), Belajar EQ dan SQ Dari Sunnah Nabi, Jakarta:Cendikia.

Nurul Zuriah, (2009), Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara

Patton P, (2002), Kecerdasan Emosi Pengembangan Sukses Lebih Bermakna, Jakarta:Mitra Media,

Suharsimi Arikunto, (1998), Prosedur Penelitian, Jakarta:Rieneka Cipta.

Sujanto, Agus. (1984), Psikologi Kepribadian, Jakarta:Aksara Baru.

Sutrisno Hadi, (1987), Metodologi Research, Yogjakarta:Andi Offset.

Syaikh Abdul Hamid Jasim Al-Bilali, (2000), Seni mendidik Anak, Al-Itishom CahayaUmmat.

Sarah Handayani, (2004), Bicara Tepat Hubunganpun Hangat, Kolom Psikologi anak, Majalah Ummi, Edisi 8

Shapiro, Lawrence E, Ph.D, (1999), Mengajarkan Emotional Intelligence pada Anak, Jakarta:Gramedia Pustaka Utama

Sugiyono, (2009), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, CV

Yusuf, Syamu, (2004), Psikologi Belajar Agama; Prespektif Pendidikan Agama Islam, Bandung:CV. Pustaka Bani Quraisy.

Zainal Arifin, (2012), Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru, Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Zakiyah Darajat, (1983), Pendidikan Islam Dalam Keluarga dan Sekolah, Rutana, Bandung

Downloads

Published

2022-10-23