PEMBELAJARAN SENTRA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) PELANGI KOTA SUKABUMI BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Authors

  • Ivo Milawati STAI Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.56223/elaudi.v1i1.60

Keywords:

Model Pembelajaran Sentra, PAUD Pelangi, Kota Sukabumi

Abstract

Pembelajaran sentra di PAUD ini dinamakan Model CreativeCurriculum/BCCT. Model yang dikembangkan creative curiculum mengelolakegiatan pembelajaran yang seimbang antara bimbingan guru dengan inisiatif anak.Pembelajaran menekankan pada dukungan pengembangan minat, potensi dankekuatan anak. Bermain dipandang sebagai kerja sehingga anak diberi kesempatanuntuk memulai dari pengembangan ide hingga tuntas menyelesaikan hasilkaryanya start and finish. Dukungan guru sebagai fasilitasi anakmengembangkan kecakapan berpikir aktif dan anak diberi keleluasaan untukmelakukan eksplorasi untuk memahami dunia sekelilingnya. Sentra yang dibanguntidak berbeda dengan sistem area. Perbedaan yang nampak tatkala pengelolaankelas, dimana dalam sistem area semua anak bebas bergerak di semua area,sedangkan pada sistem sentra anak dinamis dalam bermain dalam satu sentra setiapharinyaModel pembalajaran sentra adalah pendekatan pembelajaran yang dalamproses pembelajarannya dilakukan di dalam lingkaran (circle times) dan sentrabermain. Lingkaran adalah saat di mana pendidik duduk bersama anak denganposisi melingkar untuk memberikan pijakan kepada anak yang dilakukan sebelumdan sesudah bermain. Sentra bermain adalah zona atau arena bermain anak yangdilengkap dengan seperangkat alat bermain yang berfungsi sebagai pijakanlingkaran yang diharuskan guna pengembangan seluruh potensi dasar anak didikdalam berbagai aspek perkembangan secara seimbang. Sentra yang dibuka setiapharinya disesuaikan dengan jumlah kelompok di setiap PAUD (Portal pendidikananak usia dini No. 1 di Indonesia, 2015)Pembelajaran yang berpusat pada sentra dilakukan secara tuntas mulai awalkegiatan sampai akhir dan fokus oleh satu kelompok usia PAUD dalam satu sentrakegiatan. Setiap sentra mendukung perkembangan anak dalam tiga jenis bermainyaitu bermain sensorimotor atau fungsional, berperan dan bermain konstruktif(mengembangkan pola pikir/mindset anak). Peneliti melakukan wawancaralangsung dengan Kepala Sekolah PAUD Pelangi, Ibu Ina dipadukan denganpenelitian literatur yang berimbang sesuai standar jurnal karya ilmiah berkala.

References

Eisenberg, N. & Mussen, P.H. (1989). The Roots of Prosocial Behavior in Children. Inggris: Cambridge University Press.

https://www.paud.id/2015/05/model-pembelajaran-sentra-paud-pendidikan-anakusia-dini.html. Diakses pada 28 Juli 2020 pukul 14.33 wib

Drupadi. R. 2020. PENGARUH REGULASI EMOSI TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 1, (2), 31.

Geertz, Clifford. 1973. The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books, Inc., Publishers.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Marion, M. 2015. Guidance of Young Children. Amerika: Pearson.

Noor F.A. 2020. MANAJEMEN PENDIDIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1, (11), 37-50.

Sujiono, Y. N. 2009. Konsep Dasar PAUD. Jakarta: Indeks.

Suyadi. 2010. Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Santrock, J.W. 2007. Perkembangan Anak (edisi ketujuh). Jakarta: Erlangga.

Downloads

Published

2022-10-17 — Updated on 2022-10-20

Versions