REVITALISASI INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.56223/elaudi.v1i2.65Keywords:
Revitalisasi Internalisasi, Pendidikan Karakter Religius, Anak Usia DiniAbstract
Berpikir secara bersamaan (komprehensif) yaitu yang berkaitan dengan al-Aql (akal), al-Qolb (hati), an-Nafs (nafsu, kehendak), dan ar-Ruh (ruh), menurut pendidikan Islam. Sedangkan menurut Teori Neurosains Kognitif dalam Pembelajaran yang dipaparkan oleh Suyadi, yaitu Neurosains Kognitif pada dasarnya adalah ilmu tentang otakpikiran, jiwa badan, maupun jasmani-ruhani. Pada dasarnya, intinya, bahwa manusia berpikir dengan 4 faktor yaitu Aql (akal), al-Qolb (hati), anNafs (nafsu, kehendak), dan ar-Ruh (ruh). Keempat faktor tersebut saling berkaitan. Revitalisasi internalisasi pendidikan karakter religius anak usia dini harus berpijak pada pendidikan Islam yang dilandasi oleh ajaran Al Quran, sunah rosul dan teori-teori filosofi Islam.
References
Nata. A. 2011. Perspektif Islam Tentang Strategi Pembela jaran, (Jakarta; Prenada Media Group, Cetakan ke-2).
Nasir Ridlwan. 2010. Mencari Tipologi Format Pendidikan Ideal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sadulloh. U. 2014. Pengantar Filsafat Pendidikan, (Bandung: Alfabeta, Cetakan Kesembilan).
Suyadi. 2014. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini,(Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cetakan pertama.
UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003.
Downloads
Published
Versions
- 2022-10-20 (3)
- 2022-10-20 (2)
- 2022-10-17 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Cecep Hilman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





